Rabu, 06 September 2017

Inilah Alasan Pria dan Wanita Belum Siap Untuk Menikahi Pasangannya


alasan pria belum siap berkomitmen - PERNIKAHAN adalah sebuah ketentuan besar dalam kehidupan seorang. Oleh karenanya, pastikan Kamu telah siap dalam menghadapinya.

Meneruskan hubungan ke tahap pernikahan sebainya adalah salah satu hal memerlukan prinsip besar. Dalam hal semacam ini, Kamu tidak sebatas memercayakan cinta saja, tetapi prinsip besar untuk melakukan seumur hidup dengan pasangan.

Sebuah studi bertanya pada 464 pasangan pengantin baru, apakah mereka percaya atau tidak pada pernikahannya. Pertanyaan itu kembali di tanyakan pada pasangan yang sama, empat th. lalu. Akhirnya, wanita yang mulai sejak awal mempertanyakan keputusannya lebih banyak yang bercerai dari pada mereka yang percaya juga akan pernikahannya.

Sesaat beberapa peneliti hanya pelajari dari bagian wanita. Menikah juga adalah ketentuan paling besar dalam kehidupan seseorang pria. “Mungkin Kamu juga akan merasa kehilangan jati diri, pada saat mencari cara untuk hidup besama dengan orang yang lain, ” papar Ken Freemonth Smith, terapis hubungan bersertifikat.

Gugup adalah hal yang dapat, tetapi ada beberapa tanda yang, mengisyaratkan Kamu belum juga siap menikah. Berikut ini penjelasannya, seperti ditulis Menshealth.

Tidak berani mengulas problem 
“Masalah penting yg tidak dibicarakan adalah tanda kuat kalau Kamu tidaklah perlu tergesa-gesa, ” ungkap Smith. Apabila punya niat untuk melakukan hidup dengannya, Kamu harus vokal pada beberapa hal yang mencemaskan. Diluar itu, Kamu juga perlu tahu bagaimana mengatasi problem berat dengan pasangan.

Tidak Bahagia 
Apabila Kamu menjalin hubungan dengan orang yang emosional, hati-hatilah. Banyak pria coba jadi “pria baik” dan tidak berupaya jujur. Smith merekomendasikan untuk mengungkapkan apa yang Kamu rasakan kepadanya. Terus-terusan terima kekecewaan hanya juga akan mengarahkan Kamu pada perceraian nanti.

Sembunyikan yang diimpikan 
Apabila Kamu memiliki yang diimpikan yang ingin Kamu capai, bicarakanlah mulai sejak awal. “Tidak sharing tentang hak ini hanya juga akan buat Kamu kesusahan nanti, ” kata Smith. Hormatilah apa sebagai mimpinya, demikian halnya sebaliknya. Bila sharing hal begini saja menyusahkan untuk Kamu, mungkin menikah belum juga jadi kesiapan Kamu saat ini

1. Belum juga mapan. 
Peluang yang ditakuti pasangan yaitu takut tidak dapat membiayai keluarganya dengan cukup. Bila keadaan ini terjadi, Kamu dapat mendiskusikan hal semacam ini dengannya. Berikan pengertian, bila materi tidaklah hal terutama buat Kamu, dan masih tetap dapat di cari dengan setelah menikah.

2. Kebebasan terkekang. 
Apabila pasangan merasa takut tidak bebas sekali lagi setelah menikah, baiknya, sebelumnya menikah Kamu berdua membahas tentang sebagian keinginan perkawinan yang kehendaki semasing. Memang, semakin lebih baik bila Kamu berdua sama-sama berikan kebebasan yang cukup. Nah, bila telah ada perjanjian, mungkin dia juga akan berfikir lebih ingin memiliki komitmen. Untuk atasi berbagai masalah percintaan tersebut kamu bisa ikuti cara mencapai klimaks saat bercinta, agar lebih erat lagi hubungannya dengan pasang.

3. Dengan psikologis belum juga siap. 
Memang susah mengajak pasangan memiliki komitmen, bila dia berada pada kondsisi ini. Apabila Kamu telah menanyakannya, namun pasangan tidak ingin beralih, ada dua pilihan untuk Kamu.

4. Trauma prinsip. 
Bila pasangan Kamu alami trauma pernikahan karena orang tuanya bercerai, atau kekerasan di masa kecil, ada bainya bila Kamu berdua melakukan konsultasi pra nikah dengan psikolog atau psikiater.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Know us

Our Team

Contact us

Nama

Email *

Pesan *